Padomain authority abad ke-19 adomain authority seorang bangsawan bernama Edward Mordrake yang dikutuk memiliki dua wajah, satu wajah asli dan satu lagi berada dibelakang kepalanya. Wajah duplikat itu tak dapat melihat, makan ataupun berbicara namun, wajahnya itu suka "mengejek saat Mordake sedang bahagia" dan "tersenyum saat Mordake menangis". Mordake berulang kali meminta para doker untuk mengangkat "wajah iblis"nya tersebut, ia mengklaim bahwa wajahnya selalu membisikkan hal-hal "yang hanya akan terjadi di neraka" padomain authority malam hari. Sayangnya tak ada dokter yang dapat melakukannya. Berdasaran cerita, Mordake akhirnya melakukan bunuh diri padomain authority usia ke-23 tahun.


Bạn đang xem: Edward mordrake là ai

Kisahnya ini termasuk dalam daftar horor "sejati" yang menakutkan bagi sebagian orang. Namun, apakah ada manusia dengan dua wajah seperti Edward Mordrake?
*

Foto: "Duplikađê mê Kraniofasal" atau bentuk kembar siam yang belum sempurmãng cầu dapat menjadi penyebab makhluk hidup memiliki kelainan anggota tubuh


Xem thêm: Tiểu Sử Miu Lê Là Ai? Tiểu Sử, Sự Nghiệp, Đời Tư, Tình Cảm Của Nữ Ca Sĩ

Menurut literatur, kisah dramatisnya ini pertama kali muncul dalam buku sains berjudul Anomalies và Curiosities of Medicine yang diterbitkan padomain authority tahun 1896. Mecó kasus kelainan anggota tubuh pernah kita dengar dalam artikel berita atau penemuan lainnya, seperti hewan berkepala dua atau seorang pria di Trung Quốc bernama Chang Tzu Ping, yang memiliki mulut ekstra dan tambahan fitur wajah lainnya hingga ia beranjak dewasa. Berdasarkan penjelasan medis kelainan seperti itu bisa jadi akibat dari "duplikaham mê Kraniofasal" (kelainan yang mengenai kranio (tulang kepala) dan fasial (tulang-tulang wajah). Kelainan ini adalah kelainan genetik, tetapi tidak selalu diturunkan) atau bentuk kembar siam yang belum sempurna.
Namun, dalam Kasus Mordrake gagasan bahwa kepala keduanya dapat berbicara atau berbisik kepada dirinya tentu menimbulkan kecurigaan. Bagaimana wajah duplikatnya memiliki kesadaran jika tidak mempunyai otak?


Xem thêm: Tóm Tắt Tiểu Sử Đồng Chí Nguyễn Phú Trong Tiểu Sử Đồng Chí Nguyễn Phú Trọng

Ternyata setelah ditelurusi kisah Mordrake dalam buku Anomalies and Curiosities of Medicine merupakan kutipan dari sumber aslinya. Kebenaran tersebut diungkap sejarawan sains Alex Boese setelah ia menemukan artikel tentang Mordrake dalam Boston Post tahun 1895 (hanya setahun sebelum buku teks kedokteran dirilis) yang ditulis oleh penulis fikđê mê Charles Lotin Hildreth. Artikel tersebut mendeskripsikan sejumlah kasus yang Hildreth sebut sebatua "manusia aneh", meliputi seorang wanita berekor ikan, pria dengan tubuh laba-labố, manusia setengah kepiting dan Edward Mordake. Hildreth mengklayên menemukan kasus-kasus tersebut dideskripsikan dalam laporan-laporan lama "Royal Scientific Society". Tak jelas apakah orang-orang dengan keadaan tersebut benar adomain authority atau tidak. Sehingga artikel Hildreth dianggap tidak benar (tidak nyata) dan mungkin diterbitkan oleh Boston Post hanya untuk meningkatkan minat pembaca. Adapun "foto" Mordrake dan kepalanya yang dijadikan mumi, menurut peneliti itu hanya patung lilin dan yang kedua terbuat dari papier-mâché (bahan yg terbuat dr bubur kertas). Jelas sudah kisah Mordrake hanyalah karakter di antara yang lainnya dalam karya hoaks fikyêu thích ilmiah yang tersebar luas.

Chuyên mục: TIỂU SỬ
Bài viết liên quan

Trả lời

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *